April 17, 2008...4:36 am
kembali ke jalan yang lurus
alkisah, seorang guru sedang menyapu halaman perguruannya.
dia adalah guru yang sangat disegani karena ilmunya, juga kondang karena kealimannya.
suatu ketika, datang seorang gadis.
“Guru, aku ingin belajar.”
Sang Guru memandangnya. Gadis tersebut berbaju seksi, dengan memamerkan keindahan bahunya yang bulat dan lembut. Sepatu stiletto membuat kakinya tampak lebih jenjang. Tatto naga menghias betis kiri nan mulus. Rambutnya diikat tinggi memamerkan anak-anak rambut halus di tengkuknya.
Sang Guru berpikir dan teringat dengan murid-muridnya yang datang kepadanya dengan busana serba tertutup. Malu bertatap mata dengan lain jenis. Sedangkan gadis ini menatap menantang tepat menghunjam matanya.
Sang Guru menghela nafas.
“Kamu ingin belajar apa ?”
“Aku ingin kembali ke jalan yang lurus.”
Matanya menatap tajam tetapi penuh kegelisahan. ” I wanna meet my peace soul, inside.”
20 Comments
April 17, 2008 at 5:01 am
lha emang jalanmu skrng ga lurus..????
ketela di kasih ragi….
tapeee deehhhh
*kabouurrrr *
April 17, 2008 at 5:37 am
walah… sing sabar yo pak guru ..!!!
April 17, 2008 at 7:23 am
hooo…link siapakah itu?
April 17, 2008 at 7:41 am
@ escoret :
aku tersesat di jalan yg benar, bro…
@ ario dipoyono :
@ cK :

waduuuh bs timbul gossip baru neh
itu temen aku, dia dosen untar. sangat spiritual, dan aku sdg belajar pd-nya.
April 17, 2008 at 9:45 am
maksute?
April 17, 2008 at 9:54 am
“Tatto naga menghias betis kiri nan mulus.”
wah sepertinya nikmat tuh
April 17, 2008 at 10:11 am
wah… sukur kalo sudah kembali ke jalan yang lurus
jangan seperti kita-kita yang masih tersesat di jalan bayi
April 17, 2008 at 12:53 pm
Belajar sama saya aja, Med…. nggak sangat spiritual tapi sangat idealis…
….dan saya masih berusaha menemukan jalan yang bengkok…
April 17, 2008 at 1:14 pm
Punya Pepeng lurus apa bengkok?
April 17, 2008 at 2:05 pm
Saya curiga kalo sebenarnya itu murid bukan hendak belajar, melainkan hendak mengajar sang guru.
April 17, 2008 at 5:13 pm
@ zam :
kowe ga nyadar ?? aku lg narsis cerita ttg diriku ?? deskripsi kan jelas bgt : seksi
*digebugi sekampung*
@ funkshit :
wooo sana, kramas dulu
@ wedhouz :
halah, kang, ga kok. malah saya je, pgn nyantrik di pondoknya kang wedhouz
@ pyrrho :
aha….yg bener ?? ga nyesel dp murid bebal kayak saya ??^^
@ gun lee :
*ngakak koprol2 sampe turi*
@ danalingga :
kl sang guru nerima, bisa tjd pelanggaran kode etik ya ??
April 17, 2008 at 9:53 pm
Heh ? Sejak kapan anak psikologi bebal-bebal ? Setahu saya hampir semuanya manis-manis dan nurut-nurut aja kok….
*dan saya yang sepertinya memecahkan rekor pertama sbg mahasiswa psiko yang “bebal”
April 18, 2008 at 5:00 am
hahaha….itu kan yg mayoritas….
yg satu ini anomali…
wah palagi di magister ini, udah terkenal di kalangan dosen, mahasiswi urakan, ngeyelan, bebal bgt deeeehhh ^^
*aih ga percaya bang fer bebal* 0.O
April 18, 2008 at 1:27 pm
Kan situ udah sayah ingetin.
Kalok belajar sama sayah, hasilnya adalah kesesatan….
April 18, 2008 at 11:17 pm
yg sesat2 itu terkadang nikmat, bos…
April 19, 2008 at 4:21 am
Wah, brarti sblumnya gk dkjalan yang lurus donk..
^^
April 20, 2008 at 5:59 am
Dasar Rames !!!
April 20, 2008 at 12:39 pm
[...] kembali ke jalan yang lurus : mengapa seseorang lupa ? Ada beberapa penjelasan dan kemungkinan disini [...]
April 20, 2008 at 2:30 pm
Apa…??? kamu hamil…???
udah belajar sama escoret aja…
April 21, 2008 at 5:17 pm
Nyufi? (lagi?)

Leave a Reply