ceriyati yang tidak ceriya….

prens…

salah satu berita yang lagi hot di media adalah tentang penyelamatan heroik  seorang TKW di Malaysia yang kabur dari lantai 15 apartemen majikannya. Dia memilih cara yang beresiko tinggi (gw jadi inget komik-komik and fil-film, gitu) karena uda gak tahan disiksa oleh majikannya.  Bayangkan, dia menyambung-sambung potongan kain menjadi satu jalinan tali untuk dipakai meluncur ke bawah dari jendela lantai 15. Hmm……tentang caranya ini (Mbaknya cukup cerdik, menurut penilaian gw) gw bener-bener teringat adegan di komik atau film-film. Kemungkinan dia terinspirasi dari mana, gitu. Dia menjalin dan mendapatkan potongan kain dari mana ya?? Ngga mungkin dapat minta dari majikan. Ironis banget kalo sampai dia memotong-motong bajunya sendiri demi kebebasan.

Oke, tadi agak di luar topik.

TKW tersebut namanya Ceriyati. Dia dari Brebes, Jateng. Punya suami yang masih berdomisili di Brebes (ngapain ya…..kerja apa dia, kok sampe kasi ijin istrinya jadi TKW di Malaysia) dan dua anak (kalo gak salah, hasil dari nonton berita di tipi).

Gw untuk kesekian kali cuma bisa kesal dengan berita penderitaan TKW Indonesia di negeri orang. Ini sudah kasus keberapa ratus to ????? Kenapa masih saja terjadi.

Dan yang bikin ngeri, kenapa setting terjadinya penganiayaan tersebut berada di negara-negara dengan penduduk mayoritas Islam. Bahkan negara yang menjadi tujuan ibadah suci -haji- Arab Saudi, juga santer menjadi killing field  salah satu negara dengan kasus TKW Indonesia teraniaya terbanyak (eh tapi gw belum melakukan penelitian resmi loooo^^).

Terus jadi bertanya-tanya, dengan ‘mereka’ yang getol ingin meng-arabisasi Indonesia, tahu gak sih dengan fenomena ini??? Kok diam saja. Mana suaranya ???

Paling heboh dan lantang untuk jihad dalam arti angkat senjata, emerangi yang mereka sebut kafir dan teroris. Tapi jihad untuk membela saudara sendiri, yang notabene dianiaya sesama muslim di arab….atau malaysia…..mana ?????

Ceriyati yang tidak lagi ceria…

Namamu sungguh bermakna bagiku. Tidak lazim di telingaku. Membuatku ingin tahu mengapa orang tuamu memberi nama itu.

Nama adalah doa. Semoga kau bahagia……juga beratus-ratus TKW Indonesia lain de negeri orang yang sedang mengadu nasib dan mungkin sedang mengadu nyawa…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s