kayak gini nih, seleb idol…..

Dikopi pais dari Kompas 27 Juli 2007 (dengan bbrp editan biar gak terlalu panjang^^) : 

 Mereka Penampil Sekaligus Pencipta

Budiarto Shambazy

Brian May, gitaris Queen, sebentar lagi menyelesaikan disertasi doktor di bidang ruang angkasa yang sempat ditinggalkan 35 tahun lalu gara-gara dia jadi bintang rock. May tiba di La Palma, Kepulauan Canary, Spanyol, beberapa hari lalu untuk melakukan penelitian observasi astronomis yang dibutuhkan bagi kelengkapan disertasinya yang berjudul “Radial Velocities in the Zodiacal Dust Cloud”.

Menurut Reuters, penelitian itu semestinya telah selesai hari Rabu (25/7). “Mungkin Anda ingin melihat teleskop yang kami pakai,” ujar May di situs pribadinya. “Galileo, Galileo, how full of coincidences life is…,” guyon May (60) yang menirukan lirik lagu paling terkenal milik Queen, Bohemian Rhapsody. Setelah menyerahkan disertasinya ke Imperial College di London, Inggris, ia mesti menunggu dulu tim universitas menilai karyanya yang akan diuji tahun depan.

May sedang kuliah ketika membentuk Queen bersama Freddie Mercury (vokal) serta Roger Taylor (drum) tahun 1970 dan program studi S-3 yang dijalaninya telantar karena Queen ternyata sukses besar. Namun, May terus mengerjakan disertasinya dan akhirnya menulis buku dulu yang berjudul Bang! The Complete History of the Universe bersama Patrick Moore dan Chris Lintott yang terbit tahun lalu.

jreng jreng !!! lanjuuut !!!

my friends, my beloved friends, my treasures…..

gw lagi mengalami masa aneh.

gw sedang flashback masa2 perjalanan gw ma temen2 deket gw.

kita berubah. kita sangat dekat (dulu) dan makin usia bertambah, ternyata kita pun berubah. apakah ini akan mempengaruhi persahabatan kita ???

dulu, waktu es em pe, kayaknya dunia kita sama. sekolah, cowok yang lagi ditaksir, temen-temen, dan keluarga. berbelas tahun kemudian, dunia kita makin bertambah dan nilai yang kita pegang berbeda. apakah ini akan mempengaruhi persahabatan kita ???

hari berganti. siang malam. susah senang. atas bawah. episode terus berlanjut.

sahabatku sedang menjalani episode yang mengubah hidupnya untuk selamanya.

rasanya seperti mimpi. kayaknya baru kemarin kita ngakak bareng, ngobrol lumayan serius, dan sebagainya. bahkan tadi kita pun masih sempat becanda dan teriak2, ribut dan sebagainya. tapi dia sudah tidak seperti dulu. dia sedang tertekan. entahlah, gw kehilangan kata2 yang tepat utntuk menggambarkannya. berbeda karena yang mengalami episode ini adalah sahabat dekatku sendiri.¬† seperti mimpi, seperti cerpen….

akankah ini mengubah persahabatan kita ????

aku selalu menyayangi sahabat-sahabatku, mereka adalah juga keluargaku….

gw jatuh cintaaaa…….

alamaaakkkk…..

gak penting banget siy, postingan ini. tp barusan gw liat2 FS orang dan di profile temen ada satu foto yang menarik hatiku. maka, ku klik lah dia.

ampuuuun……ganteng bener niy orang. tipe gw banget. sayang berjuta sayang, dia uda merit (T_T)

buuuseeeeetttt, foto2nya itu lo, aduh ganteng benerrrrr. senyumnya manis, berkaca mata. duhai kenapa gak ketemu dari dulu ???

*ehm, ingatlah, statusmu sekarang apa ? sapa yg setia mendampingi kamu selama 2 tahun ini*

aaaaah, kan cuma mengagumi orang aja. sirik rese amat siiiiii…..

*mengagumi ?? tapi kenapa pake nyesel, dan berandai kalo ketemu sebelum status masing2 yang sekarang?*

aaaaaa…..welllllll….errrr……

*na lo, uda berapa kali kamu suka sama orang tapi terus membawa bayangannya sampe ke fantasi kamu*

(diem. teringat sosok lain yang sangat seksi dan membangkitkan fantasi).

*kalo kamu tahu pasangan kamu gitu, perasaan kamu gimana?*

aaaaa…..ya ga usah tahu aja lah kaleeeeee. udahlah, jd rahasia masing2 aja. toh pasangan gak perlu tahu semua tentang diri kita kan, sampe ke fantasi dan kekaguman kita kaaaan???

*gitu ya?*

(terdiam).

duuuuh, jd inget si ****N, dia jantan bener siiiiiih…..kayak apa rasanya dipeluk dan di****** dia yaaaaa?

*WOOOOI, SADAR NENGGGGG*

aaarrrghhhh…..!!!!! andai gw buaya cewek, gw ada keberanian dan gak usah memperhitungkan perasaan orang lain. yang penting penasaran gw terbayar dan gw puasssss……

gerakan anti sedotan dan hemat air

prens…..

kayaknya global warming lagi trend nie :-S

dimana-mana global warming, ga di radio, di TV, di suratkabar.bahkan sampe masuk ranah pop culture, terbukti dengan konser besar2an melibatkan 100 musisi internasional di beberapa negara, endonesa gak ketinggalan. oke, i think thats good. dengan memanfaatkan pop culture, paling engga membuat para kawula muda-mudi menoleh dan membuat kening berkerut “apaan siy, global warming”. paling enggak, minimal membuat mereka aware ada kosa kata baru dalam pergawulan sehari-hari.

nah, mumpung lagi tren niy, gw sendiri walo gak yakin hubungan langsung sama global warming apa, tapi gw pengen ajak temen2 untuk menghentikan sama sekali pemakaian sedhotan alias straw.

ada beberapa alasan, yaitu :

1. dari pengamatan gw di warung2 dan rumah makan (bukan kelas fine dining loh), kalo kita pesen minum kebanyakan ada sedotan kan ? nah, ternyata sedotan2 yang ada tuh kayaknya sedotan bekas deh. kenapa ??? karena sedotannya kotor, dan kotorannya tuh ada di bagian dalem sedotannya. kayak bintik2 tanah ato apa, embuh. trus kondisinya kayak gak mulus -baru- gitu, rada2 ketekuk-tekuk. gw bayangin, sedotan itu sehabis dipake orang, dipungut lagi dan dicuci trus dipajang lagi di meja makan ato taruh langsung di gelas ketika kita pesen es teh ato es jeruk. bagus sih, dia menerapkan prinsip 3R (reduce, reuse, recycle) tapi buat gw rada men-jijay-kan ajha….

2. nah, daripada bikin sampah plastik makin menggunung (kamu mo recycle or reuse?? kalo mau, silakan aja) lebih baik kita stop sama seX penggunaan sedotan plastik, OK ?? sampah plastik makin banyak, man!! coba liat paling gampang, sapa sih diantara temen2 yang memakai lagi (reuse) tas kresek ato tas plastik sehabis belanja ?? gw uda berani bilang sama mbak / mas dikasir untuk gak usa pake tas plastik kalo belanjaan gak banyak.

trus, gw juga pengen ngajak temens2 untuk mengehmat air. air bersih tu langka loh. boong dan mitos yang salah buesar kalo ada yang masih berpendapat air tu barang murah dan ada dimana-mana. cobain deh hidup di gunung kidul ato daerah utara deket pelabuhan dimana air laut uda mulai masuk (apaan siy, istilahnya ??)

conto paling gampang niy, gw PALING SEBEL+ANTI kalo ada liat orang sehabis pake keran di kamar mandi umum / tempat wudhu / wastafel umum, habis itu gak ditutup sempurna. lebih najis lagi kalo cuma dijarno alias dibiarin aja. trus kalo lagi sikat gigi, temen2 membiarkan aja tu air mengalir dari keram ato distop dulu baru di on-kan setelah mo kumur ??

gw mengajak temen2 kalo liat air kran mengalir tanpa ada tuannya dan sia-sia, yuk, matiin. trus kalo sikat gigi ato cuci tangan, yuk, dihemat airnya.

oke ?? kalo lu-lu pade gitu, nah, itu baru sohib ma gua……..

cewe harus bisa masakkkk ????

hehehe…..

kalimat di atas bisa dibaca : cewe harus bisa, masa ?

atau : cewe harus bisa masak.

maksudnya adalah yang kedua donk. yup !! postingan ini terinspirasi oleh siaran di prambors hari ini -jumat 20 juli 07- pagi ini dengan topik “cewek kudu bisa memasak ya??” gw gak ngikutin dari awal, tapi begitu gw klik prambors dan terdengar celotehan Vanda dan Desta dari prambors jakarta, gw jadi tertarik. seru sih denger opini pendengar.

Vanda berpendapat, bisa memasak adalah suatu opsi bukan keharusan untuk cewek. dan ajaib, opini dia ‘diserang’ oleh banyak orang alias banyak yang kontra. bahkan dia sampe jiper karena ada seseorang yang berkomentar cukup keras. sayang, gw gak denger dari awal jadi cuma dapat gambarannya aja. kebanyakan yang kontra dengan pendapat Vanda ini malahan cewek.

ada satu penelepon cewe, masuk, dan bilang bahwa bisa memasak adalah suatu keharusan bagi cewek, krn setinggi2nya dia sekolah, ujung2nya (kata ini langsung dikritik oleh Desta, karena kalau ujung berarti ‘end of the road’ dong) masuk dapur juga. ketika ditanya bottomline-nya apa, knp cewek musti bisa masak, menurut gw argumennya gak kuat dan bias gender banget. masak alasannya karena perempuan ya gitu dan untuk melayani suaminya.

well, Vanda di akhir siaran, menegaskan sekali lagi opininya. ia bukannya anti kalau cewe harus bisa masak. bisa memasak adalah opsi, suatu pilihan, dimana ketika cewek bisa memasak adalah poin plus buat dia. tp ketika cewe itu gak bisa, ya bukan berarti dia minus.

siangnya, gw tanya cowok aku.

“Hun,¬†utk kriteria cewe ideal¬†menurut kamu, apakah bisa memasak adalah salah satu didalamnya ?”

“Ya…..kalau dia bisa memasak¬†adalah suatu poin plus tersendiri. tapi kalo enggak bisa ya rada minus sih. kenapa ? karena Mas suka dengan proses masak memasak, suka blusukan ke pasar dan mengkhayal ‘eh ini dimasak apa ya…’ gitu.”

secara dia suka memasak tp gw bisa menerima. gw bukannya gak bisa masak. gw biasa malah, masuk dapur sedari SD. ga sombong, untuk bikin lauk kayak oseng-oseng, bisa lah. tapi denger siaran prambors, gw cenderung setuju opini Vanda bahwa bisa memasak adalah suatu pilihan.

Oia, Vanda pake analogi, cowok yang harus bisa cari nafkah. ketika cowo uda banting tulang cari duit tapi kebutuhan keluarga (ato istri?hahaha) belum terpenuhi maksimal, apakah istri yang baik akan memaki-maki suaminya yang ga becus cari duit ?? Vanda juga pake analogi, apakah cowo harus bisa nyetir mobil¬†dan jemput/nganter ceweknya kemana-mana. jujur, dulu gw sempet punya cowo yang gak bisa nyetir mobil dan gw langsung kecewa. respect gw ma dia turun lumayan signifikan. gw langsung mikir “yah, gw jadi sopirnya dia dong, enak aja”. kalo temen2 gimana ? hehe…….

gw punya opini sendiri mengapa gw pro Vanda. terminologi ‘cewe harus bisa masak’ sepanjang siaran kalo gw denger dan simpulkan ujung-ujungnya adalah dalam kerangka kehidupan perkawinan bukan kehidupan pertemanan ato individu.

so, menurut gw, harus dikembalikan ke kita masing2. definisi operasional¬†‘istri yang baik’ menurut kita apa sih ?? apakah bisa memasak termasuk ?? kalo iya, ya ga papa. gw punya temen, yang pacarnya (cowo) berpendapat bahwa wanita yang jadi dosen pasti kalo jadi ibu adalah ibu yang bisa mendidik anak-anaknya. ada yang berpendapat kalo orang yang lancar bahasa inggris dan memakainya di setiap kesempatan adalah orang yang sangat pintar. fine, sah-sah aja berpendapat demikian. tentu ada prosesnya mengapa ia sampe berkesimpulan demikian. nah, apakah cewe yang bisa masak adalah istri yang baik ???

kalo gw sih, seorang istri yang baik adalah ketika dia gak bisa masak, sama sekali ga ada bakat masak, tapi dia berusaha sekuat tenaga untuk belajar memasak untuk menyenangkan keluarganya.

see ?? get what i mean ?? *_^