why cat is better in bed than man ?????

awalnya dari komentar ibunda yg memperhatikan polah putrinya ini sedang semangat menyapu rumah.

beliau mengkomentari bahwa, rumah kami ini yang jauh dari pasar, kotornya kayak gini (heei, jogja is a dusty city) apalagi rumah tante yang deket banget ma pasar kolombo.

eh perbincangan kok menyasar sampe masalah kucing, dan, AHAI !!!

tuing-tuing, gw dapet insight.

jadi begini temans, rumah tante ini konon megah dan bekas punya bupati sleman yang kemudian disewakan. tanteku ini mengeluh, karena dekat sekali engan pasar, maka segala macam kotoran gampang masuk dan mengotori rumah. itu berarti kerja ekstra untuk menjaga rumah tetep nyaman. yang kurang ajar adalah, banyaknya kucing garong pasar yang suka mampir rumah. tante gw ini males aja,krn mereka suka pup sembarangan di rerumputan.

hohoho……good cat !!! ^^

bisa lihat, dimana istimewanya ???

kucing2 itu, temans, ga peduli kalo tempat yang dipake untuk pup adalah rumah megah mentereng dengan hamparan rumput manila nan tebal empuk menggoda. sama halnya dengan kucing tetangga pasanganku, yg rumahnya sering dibuat tempat pup. padahal cuma rumah mungil sederhana dengan hamparan rumput selebar4 meter persegi.

kata ibunda, “ih, kucing –nada menghina– taunya ya kalo ada yg kasih makan dia, yg elus2 dia, pokoke cuma yg baik aja sama dia”

BINGO !!!

temans, kamu bisa melihat, ketulusan dan kemurnian mereka ???

para kucing itu tidak peduli kamu punya rumah mewah, mobil bi em dobel yu, jabatan mentereng, anggota parpol, berjanggut dan bersorban, dll –atribut– asal kamu BAIK.

bandingkan dengan kita, mahluk yg konon paling mulia, tp ternyata masih suka pilih2 dalam berteman, pilih2 komunitas, pilih2 atribut. kalo beda langsung aja dicurigai bahkan dikafirkan.

thats why, gw seringkali lebih menyukai berada di tengah animalia, binatang2 daripada manusia2 khususnya yg superfisial. binatang2 itu lebih tulus dan apa adanya. agak ekstrim emang, tp kadang gw cape dg tingkah manusia. ga usah lah gw cerita, menghabiskan energi.

so, kenapa kita gak mau belajar dr binatang, bahkan anjing sekalipun ???

4 thoughts on “why cat is better in bed than man ?????

  1. padahal cuma rumah mungil sederhana dengan hamparan rumput selebar4 meter persegi.

    saya kira rumahnya yang 4 meter persegi, rupanya rumputnya ya…:mrgreen:

    yg 4 meter persegi kan cuma kuburan😉

    uh, kalau pencinta kucing yang ngomong, saya cuma manggut-manggut saja. masalahnya saya bukan pembenci dan penyayang kucing. tapi persahabatan manusia dengan hewan peliharaan memang lebih tulus alias benar-benar dilandasi kepercayaan. yang penting orangnya BAIK maka hewan itu juga baik sama kita.

    tapi kok judulnya pake “in bed” ?

    *ada afa ini ?*😉

  2. hahaha…..

    “saya kira rumahnya yang 4 meter persegi, rupanya rumputnya ya…”

    aduh nyombong ya???? jd ga enak…..

    mas, kucing itu latar belakang kok. kebetulan yg dibicarakan sama ibunda ttg kucing. tp sebenarnya semua binatang, semua hewan, saya pikir jauh lebih tulus drpd manusia.

    soal judul, ehm, wah jd bocor nie, kebetulan krn pas nulis kok pas pake kaus tulisannya itu^^

  3. hehehe, ketemu nih rumahnya😛
    saya koq lebih suka bersahabat dengan manusia ya … soalnya banyak juga yg tulus koq.
    Tulus gak tulus, berteman gak papa saya rasa…kalo sama binatang, repotnya kalo pas kepingin pecel…gimana hayooo *becanda pada kunjungan perdana*

  4. hahaha……
    iya juga ya, kalo pas pengen ditraktir gitu, mereka diem aja ya. trus kalo koleksi gereh pethek pas habis,lgsg diprotes ya…^^

    maturnuwun cak, sampun mampir…..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s