proof of life, sebuah kisah cinta yang pedih tapi indah

proofoflife.png 

Malem tadi, selasa tgl 23 oktober, kebetulan aku sempatkan untuk dirumah sejak awal. Sengaja untuk nonton resident evil 2 yang diputer di global. Fil lama emang,tp belum nonton. Walo gw penggemar film2 sci-fi tp gw belum rental film yg dibintangi milla jovovich ini. Ternyata ni film keren juga, bloody hell and awesome monster. Mbikin gw super duper tertarik untuk nonton resident evil 3 yg lagi rame di bioskup.

Udah gitu, gw suka sama milla. Ni cewe, aseli, cantik banget. Cantik dalam arti sebenarnya, natural, bahkan ketika dia sedang berdarah-darah. Dengan matanya yang hijau menyorot tajam, wah kl gw lesbong udah gw pacarin kali yeee haha. Sekedar catatan, milla ni kayaknya cocok banget main di film2 sci-fi action sejenis resident evil, dimana dia berperan jd jagoan cewe yg rada eksentrik dan engga sok nyeksi ato memakai keseksiannya sbg senjata. Gw lupa film pertama  dia apa, tp gw gak bakal lupa dengan aksi dia di fifth element sbg leeloo. Aneh tp cantik. Atraktif. Kecantikan yang cerdas. You know by looking at her face. Sejenis dg natalie portman.

Hei, gw bukannya mo ngomongin itu. Yg mo gw omongin malah film yg gw tonton sesudahnya, ketika gw ga ada kerjaan. Yaitu proof of life yang dibintangi meg ryan (lagi2 cewe cantik hollywood yg gw suka, cantik yang cerdas dan funny) dan russel crowe (ough, he’s soooo hot !!!).

Gw benernya rada telat hampir satu jam, dan sebenarnya gw ga ada niat untuk nonton. Tp ternyata setelah 10 menit mengikuti adegannya, hei, ni film kok bagus. Jadilah gw terusin untuk nonton.

Ni film juga produksi lawas, kalo ga salah tahun 2000. ceritanya secara singkat menceritakan perjuangan meg ryan sebagai alice, mencari dan membebaskan suaminya peter bowman (diperankan david morse) yang diculik (?) dan disandera oleh tentara ELT. Untuk itu ia meminta tolong kpd terry thorne (russel crowe) (pakar dalam K&R / kidnap and ransom). Tapi ternyata, dalam perkembangan relasi mereka, crowe menyadari ia mulai jatuh cinta kpd ryan. Disisi lain, ia ikut menderita menyaksikan ryan yang hancur diterpa kesedihan mendalam memikirkan suaminya. Akhirnya, usaha ryan tidak lagi murni profesional, usahanya ditujukan untuk melihat ryan bahagia. Ia ingin ryan bahagia, walaupun itu berarti ryan berkumpul kembali dengan suaminya. Singkat cerita, lewat lika liku perjuangan hingga menerjunkan tim tempur ke medan peran ELT, suami ryan dapat dibebaskan dari sandera dan berkumpul kembali dengan ryan. Dan crowe, antara bahagia dan pedih melihat cintanya berkumpul kembali dengan suami yang sangat dirindukan.

Woooow……gw terharu berat deh, nontonnya.

Sampe berkaca-kaca bok!^^

U can say im sentimentil and mellow, tp kenyataannya gw emang terseret dengan akting mereka. Apalagi ketika adegan crowe hendak terjun ke medan perang, dan mengecup ryan. Waooow…romantisss….

Ehm, ehm, baiklah, saya akan menceritakan kembali kpd temans, momen yang sgt romantis tsb (menurut saya) dalam versi saya.

………………

dia bangkit dari tempat duduknya. Aku segera mematikan alat komunikasi yang menghubungkan kami dengan sang penculik suaminya. Kulihat ia duduk dalam temaram, memeluk kedua lututnya dan membenamkan wajahnya. Tendengar isak tangis tertahan yang sangat pelan.

Hatiku rasanya perih mendengarnya. Aku tahu aku mencintainya. Cinta yang kurasakan ini, walaupun aku tahu hasilnya tidak seperti yang aku harapkan, aku ingin merawatnya. Aku membiarkannya tumbuh. Wanita ini, mungkin dialah yang ku cari selama ini. Mengapa Kau pertemukan aku hanya untuk melihatnya bersedih ??? apa yang harus aku lakukan ?? dia bukan milikku.

” aku tak tahan mendengarnya…..” isaknya.

Aku mendekatinya dan berjongkok di dekatnya. Kugenggam erat tangannya. Seandainya jemari yang mungil dan rapuh ini milikku….aku melamun. Aku tak akan membiarkanmu bersedih, tekadku tiba-tiba. Aku akan mencintaimu dengan caraku sendiri.

………………………

helikopter sudah menungguku di landasan. Teman-teman sudah berada di dalamnya dan tinggal menungguku masuk. Aku masih bergeming di depan wajah perempuan yang selama beberapa bulan ini hadir di kehidupanku dan merubahnya. Aku teringat kata-kata temanku,

” kau mencintainya ?? “

saat itu aku tidak menjawab. Toh dia sudah mengetahui apa jawabanku. Buat apa dia menanyakan hal yang dia sudah tahu ?? membuatku sakit hati ??

” kau gila. Setelah apa yang kau lakukan selama ini, pada akhirnya kau akan meihatnya dalam dekapan suaminya. Hello ??! “

ah, kau tidak mengerti kawan. Bahkan aku pun merasa asing dan tiba-tiba tidak mengenali diriku lagi. Perempuan ini memporakporandakannya.

Dia tidak berkata apa-apa. Dia hanya tersenyum, matanya menatapku.

Oh Tuhan, ijinkan aku…..ijinkan aku sekali ini saja, mengecup manis bibirnya……

Sekali ini saja, aku ingin merasakan manisnya cinta yang terlarang. Ijinkan aku merasakan basah bibir yang menjadi milik suaminya, ijinkan aku mengecap lidah yang bukan hakku.

Ku belai rambutnya. Dan tanpa tertahan, aku mendekapnya erat dan mencium bibirnya, dalam. Kurasakan tubuhnya terkejut dalam pelukanku. Tapi lidahnya menyambut lidahku. Dan untuk beberapa saat, aku menjadi lelaki yang paling bahagia.

Ketika tiba saatnya aku berangkat, ia akhirnya menyadari perasaanku.

…………………….

kami pulang. Dia pulang. Benar-benar pulang dalam pelukan istrinya yang menyambutnya penuh rindu. Ketika bertemu dengannya untuk pertama kali, aku menyadari bahwa kehadiran istrinya sangat berarti. Istrinya-lah yang membuatnya bertahan didalam situasi penyanderaan. Harapan untuk pulang dan berkumpul dengan istrinyalah yang membuat dia memutuskan untuk terus hidup dan pantang menyerah. Istrinya-lah yang membuatku datang mempertaruhkan nyawa untuk membebaskannya.

Sebentar lagi, helikopter akan menyentuh tanah. Terlihat di bawah, sosok yang kami rindukan itu. Oh, dia begitu cantik dan berseri-seri. Untuk sesaat aku menyesal mengapa suaminya ini tidak mati saja di hutan sana.

Ketika suaminya turun dari helikopter, sosok cantik itu langsung berlari menyongsong. Mereka berpelukan erat, seolah-olah  waktu akan berakhir dan detik berikutnya adalah kiamat.

Aku tidak tahu apa yang kurasakan. Aku tidak tahu apa yang kuinginkan. Tapi melihat wajah itu berseri-seri seperti musim semi, setelah berbulan-bulan aku menyaksikannya tersaput mendung dan badai depresi, hatiku pun terasa mekar dan membesar. Tapi ada yang kosong. Tidak lengkap. Ya, karena, kepingannya ada disana, dengan suaminya.

Dia mendekatiku, untuk mengucapkan terimakasih.

” cepatah pergi, pesawat kalian akan berangkat satu jam lagi. “

” dan kau hendak kemana setelah ini ?? “

” bukan urusanmu. ” jawabku pendek dan acuh.

Matanya yang bulat basah oleh air mata. Ia memandangku. Ada banyak yang ia hendak sampaikan, aku tahu, tapi aku tidak ingin mendengarnya.

” aku….aku tidak akan pernah bisa membalasnya.”

” tidak, kita sudah impas.”

” tapi aku tidak memberimu apa-apa. Ini…ini tidak adil. Aku ingin kau mendapat lebih, kau patut mendapat lebih dari ini.”

” kau bicara apa ??? aku mencintaimu. Kau tahu itu. Dan aku pun tahu kau sangat mencintai suamimu. “

ia hanya terdiam  dan menggigit bibir bawahnya.

” aku mencintaimu dengan caraku sendiri. Biarkan saja. Sekarang pergilah. “

dan ketika mobil yang membawa mereka melaju semakin jauh meninggalkan aku, aku tahu, setelah ini hidupku tidak akan sama lagi.

WOOOOOWWW,….

Touchy bgt siiih….

Bener2 tulus. Ada nggak ya, cowo seperti itu di dunia nyata?????

24 thoughts on “proof of life, sebuah kisah cinta yang pedih tapi indah

  1. Bener2 tulus. Ada nggak ya, cowo seperti itu di dunia nyata?????

    adaaaaa *tunjuk temen nun jauh disana*

    btw kayaknya kisah2 gini makin lama hanya didengar di tipi2 aja yah… 1 miliar banding satu yang ada kayak gini mba😆

  2. almas gimana ??
    aku pengen tau lo….^^

    ha ?? apa ?? ga termasuk golongan yang satu itu ??
    ah, jangan merendah….😉

  3. Bener2 tulus. Ada nggak ya, cowo seperti itu di dunia nyata?????

    Mbel:
    Ndak usah lama-lama ngayal…. mingsih ada sayah…. mangkanya jangan njegadul terus…..

  4. ” aku mencintaimu dengan caraku sendiri. Biarkan saja. Sekarang pergilah. “

    kata2 ini yang sip.. mudah ngomongnya tapi jalaninnya gampang banget.. caraku yah harus jadian ama tu orang ga perlu dia dah ada bla bla kek 👿
    *galak banget *😆

  5. ” mudah ngomongnya tapi jalaninnya gampang banget ”

    lha, berarti kan, tinggal praktekin aja^^

    ” caraku yah harus jadian ama tu orang ga perlu dia dah ada bla bla kek ”

    maksudna apa sih ??

    wow almas galak ya^^

  6. GOMBAL….

    semua yg diomongin Russel Crowe di film itu GOMBAL…BAL…BAL…:mrgreen:

    sebagai seorang cowok, saya mengatakan bahwa semua cowok itu gombal, termasuk pernyataan ini.

    *ayo, ini paradox apaan ?*

    back to topic :

    yang menarik dari film ini cuma 1 : Meg Ryan. selain itu semua gombal (kembali ke atas).

    huahahahaha….. *tertawa sepuas-puasnya*

  7. komen serius :

    Bener2 tulus. Ada nggak ya, cowo seperti itu di dunia nyata?????

    pasti ada… *sambil angkat tangan*, masalahnya mencari orang yang mampu mengendalikan egonya itu sangat sulit…

    film-nya sendiri biasa-biasa saja menurutku, akting Crowe dan Ryan juga nggak begitu menonjol. temanya yang mungkin agak sedikit berbeda….

  8. gak suka sci fi,.. hihihi…

    klo film Proof of Life,.. ky nya jaman SMA deh nontonnya,.. duh tua amat yah saya hehehe… dan di film ini saya baru tau ada aktor bernama Russel Crowe, bermain apik pula

  9. IMO kisah cinta itu malah merusak filmnya. Memang sih, siapa juga yang gak ngiler liat Meg Ryan. Sang Angel aja tergoda kok…😆
    Para mercenary macam terry thorne dkk tu kan sbenarnya petualang gila perang, yang sbenarnya sll bersemangat dgn misi2 smacam itu, gak profesional banget harus nambah motivasi bertugas dengan cara punya perasaan pada klien…
    Tapi aksi gunfightnya lumayan juga…

  10. Saya juga nonton, keren tuh film

    Bener2 tulus. Ada nggak ya, cowo seperti itu di dunia nyata?????

    Seandainya kau mengenalku lebih dulu:mrgreen:
    pasti U bener bener kecewa

  11. @ fertob :
    😕
    kenafa ??? kenafa ???? jgn hancurkan harapanku akan adanya cinta sejati…. -GEDUBRAGS-
    kenafa sih mas, sinis amad. si bos mbel ajah, pede sentosa gitu.^^

    emang filmnya termasuk ‘biasa’ sih. menurutku termasuk film roman yg dibalut action, jd bukan genre action. hanya…mgkn krn pas nontonnya pas lg ada ‘masalah’ ya, jd dalem gitu….^^

    @ alle :

    russel crowe, aku pertama liat di film gladiator. dan lgsg kesengsem^^

    @ jensen :

    sapa bilang ga prof ?? disitu tokoh yg diperankan crowe, sgt profesional. buktinya, walo dia setengah mati jatuh cinta,dia menahan rasa utk tetap menjalankan tugasnya kok. hanya menurutku, cintanya malah akhirnya jd bahan bakar dalam menyelesaikan tugasnya. lain cerita, kl ditengah2 tugas, crowe merayu meg ryan. nah itu baru sangat ga profesional.

    btw ikut berduka cinta dg hambatan koneksi😉

    @ almirza :

    ah, takkan pernah terlambat utk mengenal seseorang *halah !!*

    @ funkshit :

    huahahaha….. *guling2 ngakak*
    serius. ada kok, ada lah, film hollywood kategori dewasa gituh. tp masuk tv endonesa, lgsg kesensor. jd saya imajinasikan aja. woooou romantissss
    – racun komik candy2 jaman SD, jd terobsesi ciuman pertama dan romantis –

    @ mbelgedez :

    hoi, hoi, antri yg tertib ^^

  12. Tapi sekarang gak ada cowo kayak si Om Russel. Saya nonton film itu beberapa waktu lalu di Trans TV, itu juga gak dari awal, sejak mulai di misi penyelamatan.
    Mang bener endingnya agak mengiris, tapi klo film itu di sutradarai oleh sutradara sinetron indonesia pasti bakalan banyak skandal.. untung aja enggak ya

  13. @ all fans :

    tenang…tenang….dont miz me…
    ga kemana-mana, tp lg banyak kerjaan nie….
    i’ll be back (arnold style in terminator)

    (dilempar macem2 -kabooorr- )

  14. @ khim :

    wah ndak tau saya kl itu….

    @ benbego :

    komen horror yg mana ??? kayaknya ga ada yg bawa2 pocong kok

    @ mico :

    wuah…kl disutradarai orang indonesia, duh ga janji ya….eee bukannya menyepelekan, tp ntar budgetnya membengkak aja gara2 critanya dipanjang2in ga jelas, harus ada perinya, dan adegan berbelatung :-p

  15. Kemaren untuk pertama kalinya saya nonton Proof of Life di bioskop TransTV. Udah telat si nontonnya, telat setengah jam lah. Langsung tertarik, sinematografinya keren, pemerannya enak dipandang, jalan ceritanya unik… langsung aja ni begitu komputer rumah ga ada yang pake, saya googling Proof of Life. Hebat dah!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s