RELIGION VS SCIENCE ??? WHO WIN ???

Dini hari ini, sambil nunggu ngantuk karena terbangun tengah malam, eh nemu The Simpsons di anteve. I like Simpsons, karakter antihero yg unik dan satire banget, bener-bener film kartun untuk dewasa^.^Episode kali ini cukup menggelitik dan cukup menginspirasi. Alur kisahnya mengingatkan akan debat panjang tak berkesudahan yang cukup melegenda di ranah blogsphere, antara sains dan agama, hehehe. Ketika sebuah fakta -berupa sesuatu seperti kerangka manusia yang bersayap. Disini fakta adalah sesuatu yang bisa dijangkau oleh indera- muncul dan perdebatan antara sains dan agama tak terelakkan, muncul dialog, ‘apakah fakta itu??’. Perdebatan semakin seru dan memanas ketika disertai semangat fanatisme. Ada dialog yang menarik, ketika Lisa belum juga berhasil menjelaskan secara masuk akal, dibalik sikap skeptisnya. Para penduduk Springfield yang percaya bahwa sesuatu yang menyerupai fosil itu adalah malaikat, mereka mengatakan bahwa tak semuanya perlu untuk dijelaskan, apalagi secara ilmiah. Mereka BUTUH untuk mempercayai sesuatu. -dan selalu ada yang berusaha menarik keuntungan dari situasi seperti ini, diilustrasikan oleh tingkah Homer, yang memajang fosil malaiat itu untuk kepentingan pribadinya- Pertanyaannya, apakah kebutuhan tersebut selalu memicu semangat fanatisme ?? ketika fanatisme muncul, mengapa bisa mengabaikan logika dan rasionalitas -err, IMO, some cases seperti menolak untuk memakai akal sehat dan cenderung membabi buta. Eh emang babi tuh buta ya^^- Akibatnya dialog yang sehat pun tidak terjalin dan perang tidak terhindarkan. Kalau sudah begini, kita juga yang rugi L Polemik mengenai fosil malaikat di Springfield menuai titik klimaks ketika penduduk yang pro, didukung oleh semangat fanatisme tinggi terhadap simbol-simbol agama, membabi buta merusak dan menghancurkan segala macam yang dipandang sebagai simbol sains, seperti laboratorium, museum, dsb. Heh, sebentar, kok jadi ingat sesuatu nih^^ Di akhir cerita, siapa yang menang, sains atau agama ?? Wah ini pertanyaan menarik dan jawabannya juga tidak terduga. Ternyata di Springfield, pemenangnya adalah kapitalisme. Ya, ternyata fosil malaikat tersebut adalah akal-akalan para pengembang yang sedang membangun mall terbesar di dekat kota Springfield. Dan penduduk Springfield, melihat beragai produk konsumtif dan aneka sale, sontak melupakan konflik yang baru saja terjadi, dan berebutan untuk membelanjakan uang mereka. Dalam sekejap, mereka berganti agama : agama ‘belanja’. Kata Shania Twains di lagunya yang sempet saya kutip untuk skripsi : spent your money in the mall, ibadah tiap akhir pekan di mall, kalau perlu pinjam / utang dulu alias kredit😉 Hehehe, Matt Groening membungkus sebuah fenomena dengan black-comedy yang sangat satire, dengan sangat cerdas. PS. Well, ga ngerti deh, ini OOT apa bukan. Tapi saya pengin sharing aja. Dulu, ketika awal-awal saya tercebur di blogsphere, jujur saja, topik tentang agama selalu dan sangat menarik minat saya. Dengan rakus, saya lahap berbagai topik mengenai agama dan konflik yang terjadi. Makin rame, makin asyik. Makin kontroversif, makin bergairah. Sampai-sampai, folder saya yang berjudul BLOGS KEREN, sekitar 85% berkisar tentang agama. Sebenarnya tidak negatif. saya memperoleh banyak pencerahan kok. Sangat banyak. Tapi sekarang, entah mengapa, topik-topik seperti ini sekarang kok terasa hambar. Ketika blogwalking, rasanya seperti ngambang, hilang antusiasme. Ada afa ini ??? Saya rindu dengan masa-masa beberapa bulan lalu, dengan sangat bergairah membaca dan direnungi, untuk kemudian mendapat pencerahan. Mendapat insight, mendapat a-ha. Kadang juga pembenaran^.^ Sekarang, tidak banyak yang mampu menggugah gairah saya. Ah, semoga ini bukan pertanda klimaks atau jenuh. Atau yang paling buruk, merasa sudah menemukan jawab, sehingga tidak lagi meng-explore dan mencari. Hei, ketemu jawab ??? emang pertanyaan lu, apa ???

2 thoughts on “RELIGION VS SCIENCE ??? WHO WIN ???

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s