intermezzo : video klip Letto

udah tau dong, single-nya Letto yang lagi laris manis itu???

pasti juga udah nonton, vidklip-nya. sapa sih, bintang nya?? marsha timothy-kah ??

maap, kl cewek, aku ga perhatian, jd ya dimaklumi saja….

vidklip itu, aku lumayan suka. story-nya cukup catchy, bikin penasaran seperti apa akhirnya, jadinya nonton sampe akhir. buat aku, jalan ceritanya cukup bagus dan lumayan beda dengan vidklip sejenis. maksudnya, agak jarang bukan, konsep time-travel dalam per video klip-an endonesa walo dalam jagad scci-fi movie hllywood, sama sekali bukan hal yang baru.

yang membuatku tertarik adl karakter si perempuan, yg kemudian jadi pacarnya sapa tuh, vokalisnya Letto, si Noe. awalnya, dia adalah pacar orang yang di sio-sio, mengalami kekerasan dalam pacaran, tetapi tetap bertahan dalam hubungannya hingga sampai ketika ketemu mas Noe. mas Noe yang lembut, tenu saja sangat berbeda dengan pacarnya yang terdahulu, dan mbak ini kasmaran selangit.

keadaan berubah ketika Noe meninggalkannya, entah kenapa (aku rodo ga mudeng, soale selalu kelewatan. Noe itu mati ato cuma minggat aja to). si mbak yang mendapat kesempatan untuk menemui Noe di masa sebelum mereka berjumpa, berniat untuk ‘membunuh’nya supaya dia tak perlu lagi merasa sakit hati dan terluka kala ditinggalkan.

saat itulah aku mikir, nih cewek labil banget sih. sebegitunya dia, butuh orang lain untuk bahagia. bahkan dia sempet ga menghargai diri sendiri, hanya agar dicintai. sangat labil dan rentan. cewek-cewek tipe kayak gini nih, kalo ada masalah apalagi dengan pacarnya / suaminya, persoalannya bisa panjanggggg dan lamaaaaaa (hehehe, nge-judge tuh). bayangkan, dia butuh orang lain untuk merasa berharga, untuk merasa bahagia !!! gimme a break !!!

tapi…..cewek itu dimaafkan dan dimaklumi….

sepertinya  karena faktor kecantikannya.

coba kalo secara fisik kayak Ade Juwita ato seperti bencong2 yang sering ngamen di deket pertigaan Babarsari. horotoyoh, hayo, lelaki-lelaki, masih maukah kau menerimanya dengan sukacita ????

“aku membutuhkanmu, mas….aku gak bisa hidup tanpa kamu…kalo kamu ninggalin aku, aku pasti sangat menderita…..kalo kamu ga ada di sisiku, aku pasti masih pake narkoba….” *dengan mimik memelas, bercucuran air mata, ngglesot memeluk kaki lakinya*     *jangan bayangkan tampang Cinta Laura, yang ada adalah sosok Ade Juwita ato Ivan Gunawan*

** yah errr…..soal fisik begini, sebenarnya juga terjadi secara sebaliknya. seperti ada dosen di kampus, yg cenderung mengesalkan krn kata-katanya pedas, arogan, tapi…..aku selalu ada maaf untuknya, karena dia ganteng banget !!!! gila sumpah, guanteng bangeeeet^^

misteri sorowiti, dakwah Sunan Kalijaga, manajemen paku, dan Pygmalion Effect : is it about self-fulfilling prophecy ???

 Selasa malam (28/01/08) di Trans 7, ga sengaja nonton Kupas Tuntas. Judulnya sih, misteri Sorowiti. Ga jelas buat gw, Srowiti itu tempat atau apa. Ternyata yang dibahas tentang ajaran Sunan Kalijaga (dalam postingan ini akan disingkat SK). Sayang, cuma nonton sekilas. Tapi dari yang cuma sekilas itu, ada yang bikin tertarik, yaitu ketika Bapak Sonhaji (narasumber yang diwawancarai) menerangkan cara SK dakwah tentang sholat, yang ditulis oleh SK (?) dalam kitab (jaman dulu kan belom ada penerbit, kaleeee, palagi ngeblog) .  

Bapak Sonhaji mengatakan, biasanya ustad mengajarkan sholat dengan menakut-nakuti, dengan ancaman, surga neraka, dsb. Tapi tidak dengan SK. Beliau menguraikan makna gerakan-gerakan sholat. Misal berdiri, melambangkan tumbuhan / pohon yang tegak berdiri di muka bumi. Bagaimana pohon-pohon itu berdiri, itulah puji-pujianan mereka terhadap Tuhan (mungkin istilahnya tasbih dan dzikirnya). Karena itu kalo kita sholat, gak kebayang ganjarannya, sama dengan sejumlah pohon yang ada di muka bumi ini, alias banyaaaaaaak banget. Dengan penjelasan seperti itu, santri-santri SK melaksanakan sholat dengan sukacita, tidak memandangnya sebagai kewajiban yang berkonotasi beban. 

Host Kupas Tuntas sempat menanyakan, apakah Bapak Sonhaji tidak takut dengan diungkapkannya ajaran-ajaran SK yang termuat dalam kitab tersebut akan menjadi kontroversi, karena mungkin ada kelompok-kelompok yang tidak setuju. Yah, dan kakakku saja berkomentar bahwa ajaran SK tersebut kejawen banget.  Nggak ngerti juga sih, itu maksudnya negatif ato positif. Tapi yang membuatku tertarik adalah cara-cara SK berdakwah, yg dikatakan oleh Bapak Sonhaji menunjukkan kecerdasan SK. Hal tersebut mengingatkanku dengan ‘manajemen paku’ yang sering sekali dipakai oleh mereka-mereka yang ngerti ilmu agama dan mengajarkan ilmunya kepada orang lain.

Misal, contoh paling gampang, ya ketika ngajari tentang sholat itu. Yang ditekankan adalah, kalo nggak melakukannya, berbagai hukuman nan mengerikan siap menunggu. Atau misal, dalam berhubungan dengan kaum non muslim, yang ditekankan adalah bahwa mereka akan selalu senantiasa mencoba menggoyang akidah kaum muslim. 

Manajemen paku (istilah pak Agor) hampir mirip dengan teori X dan Y dalam psikologi. Teori X dan Y dikembangkan oleh Douglas McGregor, berdasarkan pengalamannya sebagai manager, konsultan, dan psikolog. Sejatinya teori ini dipakai untuk menjelaskan perilaku manajerial dalam bersikap terhadap bawahannya. McGregor menyatakan, pada manajer-manajer (atau pemimpin) tersebut terdapat dua asumsi dasar yang berbeda dalam memandang orang lain (disini konteksnya adalah karyawan / bawahan).  

Baca lebih lanjut

I HAVE AN ANGEL BESIDE ME…..

* postingan ini khusus dipersembahkan untuk Nike Fatiasari, my best friend*
* ternyata dekat dg momen valentine, yah boleh lah disambung-sambungin*

* toh, valentine ga melulu buat pacar tho ????*
  

Berbahagialah bagi mereka yang mempunyai sahabat sejati. Pepatah mengatakan, sahabat sejati ada dalam suka dan duka. Sahabat bisa didapat dari temen sekolah, rekan kantor, tetangga, bahkan saudara dan orang tua (yeah, ortu ato sodara belum tentu bisa menjadi sahabat). Buat gw, seorang sahabat, kastanya lebih tinggi dari teman, saudara, bahkan orang tua. Maksudnya lebih dalam, secara ikatan emosional. Gw hanya bisa buka-bukaan, blak-blakan dengan kelemahan gw, mencurahkan segala-galanya, hanya kepada sahabat. Dengan orang tua, belum tentu gw bisa buka-bukaan ngomong apa yg membebani pikiran gw.Kamu bisa ??? Bahagia dong……ortu kamu udah bisa jadi sahabat buat kamu.  Ketika menginjak masa abege dan mulai mengenal cinta dengan lawan jenis, pada masa itulah biasanya peran sahabat agak tergeser. Seperti genk gw jaman S1 dulu, Parkiran –oh i miz u-. Pada waktu itu salah seorang cowo di antara kami barusan jadian. Mulailah masa-masa honeymoon baginya. Kemana-mana lengket abiiiis dengan pacarnya. Jadilah kami hanya pelengkap derita. Benar, temen kami itu baru lengket kembali ke Parkiran, ketika dia putus dari pacarnya. Kami-kami inilah yang menemani dia ketika dia diputus cinta. 

Episode berulang kembali, terus dan terus. Apalagi ketika keceriaan masa remaja sudah tidak lagi masanya. Mulai sibuk dengan perwujudan impian masing-masing, termasuk meretas mimpi untuk bersanding dengan pasangan jiwa dan buah cinta nantinya. –oke, stop berpuitisasi, itu bukan lahan gw :p – 

Pada saat-saat itulah, aku bersyukur sekali, masih mempunyai sahabat sejati. Dia benar-benar bidadari bagiku, bidadari dengan hati seluas samudera. Memberi rasa sejuk, adem, dan tenang, dikala hati sedang panas bermasalah dengan pasangan jiwa. Thanks, Nike, for be around me, whenever im feeling down and hurt. Beruntung deh, calon suaminya kelak. 

** gw pengen nanya nie, kl diitung survei ya silakan^^.

  1. dengan siapa anda berbagi cerita, baik suka dan duka ?? (sehari-hari)
  2. ketika anda berkonflik dengan pasangan, dengan siapa anda melepas beban alias curhat ??

 ** menurut gw, sahabat memang luar biasa. Dia tidak marah ketika kita ‘melupakan’ dirinya dan waktu jalan sebagian besar dihabiskan dengan pasangan. Tetapi ketika berkonflik dengan pasangan, pasangan bukan lagi segala-galanya. Kepada sahabat gw lari. Kesannya seperti kita datang Cuma pas lagi butuh aja alias pas lagi susah. Tapi dengan kebesaran hati, dia mendengarkan dengan hati, tidak sekedar dengan telinga.

Apasih arti sahabat buat kamu ???

Sahabat buat gw mah, simpel. Dia ada kala suka dan duka. Dia juga mo bersahabat dg gw, bukan karena atribut yg menempel pada diri ini. Kl soal kecocokan, ya iyalah, ga suah ditanya…..

Dan, karena perenungan ini…..gw jadi mikir. Jangan sampai melupakan sahabat hanya karena kita udah berpasangan, JANGAN SAMPAI. Kepada siapa gw lari ketika bermasalah dg pasangan ??? (makanya, survei di atas, utuk mengetahui kebenaran asumsi gw).

Eh….kl ada yg komen bawa2 Tuhan, plis ya…..ya iya lah gt loh. Yang itu ah ga usah didebat, udah ada lahannya sendiri (antisipasi kalau2 ada yg protes, ‘lha kok sepertinya menduakan Gusti ??? :p )

**Kamu punya sahabat seperti itu ??? well, keep it, coz its your treasure…..