apa lagi nih ????

ehmm…..

APA KABAR SEMUWANYAAAAAA ????!!!

yup, akhirnya gw bisa balik lg, setelah sekitar 2 mingguan daku tenggelam di belantara antah berantah…..

oke, langsung ke dongeng ya. kali ini kita akan merambah negeri iklan di dunia televisi lagi. siapa yang ga ngerti iklan tipi ??? bahkan untuk pembenci tayangan tipi2 nasional yg full shitnetron, adanya iklan adalah pemuas dahaga.

beberapa iklan memang lucu. untuk saat ini favorit aku adalah M150 susu (hahahaaa…..krn idenya yang ‘ajaib’ dan super norak itu….bahkan lengkap dg soundtrack ajep2 a la diskotik dangdudh…..kebayag juga proses talent scout-nya). selain itu apalagi yaaa……

kembali ke negeri iklan, dimana kecantikan ragawi adalah hal yang sangat dipuja-puja.

tapi ternyata statement demikian cuma laku untuk kaum perempuan lho. kok bisa ??

ya, saya bicara bukti aja. tepatnya dari pengamatan saya yang ga jeli atas berbagai iklan tipi.

jadi begini sodara; di iklan-iklan dengan lakon utama perempuan, sepanjang pengamatan, hanya perempuan dengan wujud ragawi yang menarik-lah yang bisa menjangkau semua impiannya (cinta, karier, uang, cowok, dsb). sedangkan iklan dengan pemeran utama cowok, ada banyak iklan-iklan dengan pemeran cowok ‘ordinary’ dan mereka pun mendapatkan keinginannya. contoh, iklan axe, dimana semua cowo-cowo tokoh utamanya ga ada yg menampilkan sosok cowok ideal dengan fisik sexy dsb. cowo-cowo yang nampang di iklan axe umumnya adalah cowo-cowo yang dengan mudah kita temui dalam kenyataan. body kerempeng, wajah culun, etc.

ato….tengok juga iklan rokok sampoerna hijau, yang sempat ngetop dan memunculkan 5 karakter ‘ndeso’ dan sangat down to earth.

sementara untuk iklan dengan pemeran utama cewe, yg down to earth ???? hmmm….let me think. dulu pernah ada iklan sandal dengan bintang iklan (mungkin) pretty asmara (lantaran size-nya yg super XL), tapi plot ceritanya, mbak gemuk ini ditonjolkan untuk menekankan bahwa produknya kuat dan tahan lama (karena orang gemuk yang pakai, yg secara ga langsung dipersepsikan dengan bobot di atas rata-rata).

lainnya ??? hmmm……ya ada sih, iklan-iklan dengan bintangnya ibu rumah tangga, tapi disitu yang diceritakan adalah kisah sehari-hari, urusan ibu-ibu itu sehari-hari. ga ada yang menceritakan fantasi ibu-ibu itu, misal, suami jadi jatuh sayang dan memuja setengah mati walau wajah dipenuhi keriput, ukuran badan tambah gembur, dsb.

kalopun ada yang berkisah fantasi, loh, yang nongol teuteup aja ibu-ibu dengan keindahan ragawi yang mempesona macam ira wibowo, memes, dsb.

apakah ini artinya ???

lelaki, siapapun dan bagaimanapun bentuknya, boleh mendapatkan apa yang diimpikan??

sedangkan perempuan, hanya boleh bermimpi jika secara ragawi dia memenuhi persyaratan ideal di mata masyarakat ???

atawa, lebih praktisnya, sepertinya masyarakat memaklumi jika ada laki-laki ‘jelek’ mendapatkan pasangan yang cantik jelita, tapi akan menggunjingkan jika ada perempuan ‘buruk rupa’ mendapatkan pasangan tampan sexy mandraguna ????

9 thoughts on “apa lagi nih ????

  1. atawa, lebih praktisnya, sepertinya masyarakat memaklumi jika ada laki-laki ‘jelek’ mendapatkan pasangan yang cantik jelita, tapi akan menggunjingkan jika ada perempuan ‘buruk rupa’ mendapatkan pasangan tampan sexy mandraguna ????

    Pernyataan ini dari dulu udah bikin saya heran deh.😆

    *puasa komen panjang, mau masuk kuliah dulu*

  2. ini juga sempat pertanyaan :
    * kenapa iklan shampoo nggak memakai model yang rambutnya keriting.

    Iklan atau advertising secara umum selalu mewakili aspirasi masyarakat. Selalu ada riset dengan FGD ( Focus Group Discussion ) apa target audiens iklan ini, pasarnya kemana, kelas A,B,C,D
    Anehnya ( tapi nyata ) sebagian responden ingin atau mendambakan rambut lurus sebagai rambut ideal, kulit putih sebagai elemen utama kecantikan dsb.
    Jadi siapa yang sakit nih..he he

  3. @ dek Pendi :

    apanya yg bikin heran ??? kl nemu beneran di dunia nyata ato heran kok bisa pernyataan itu muncul ??? ambigu bener nih😕

    @ funkshit :

    *timpuk ari pake cd bekasnya gun*

    @ mas iman :

    katanya proses pembuatan iklan begitu, mas (lha saya juga pernah terlibat langsung). kl bener begitu, iklan bisa dibilang cerminan realitas yang beredar di masyarakat, bukan ??? entah realitas itu berupa gambaran ideal ato apa, tp sejatinya, itu yang ‘hidup’ di tengah2 masyarakat.

    makanya, saya jd agak mikir2 nih, dg ‘penemuan’ ini. kl bener asumsi saya ini, wah berabe dong…..dunia ini tidak ramah bagi perempuan dg fisik tidak sempurna, hehehhe

    makasi mas, udah disempatkan mampir^^

    @ zam :

    weh rodo ga nyambung nih, kok malah jd curhatan pribadi :p

  4. woh….kl gitu emang musti ada yg mempelopori PSP (tandingannya eh pasangannya).

    pasti sangat membantu kaum lelaki di kehidupan sehari-hari. ngaku aja, lbh banyak majalah cewe drpd majalah pria, ya to *lo apa hubungannya??*

  5. walah…saya telat baca yang ini..

    soal produk iklan dll, entah kenapa saya setuju dengan pernyataan mbak soal fisik perempuan. kenapa ya kalau perempuan ada kekurangan, nggak bisa jadi model iklan? perempuan selalu dituntut kesempurnaannya..😦

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s