maaf………. (awas garing)

postingan sebelum ini, sudah aku hapus.

tiba-tiba saja, aku merasa sangat tidak enak dengan seseorang dan rasanya postingan itu jadi terasa sangat pribadi dan tidak untuk konsumsi umum.

tiba-tiba juga, aku merasa jenuh. duh gejala apaaaa ini. jadi sodara2, saya akan menulis hal-hal yang tidak bermutu dan jayus (emang selama ini ???) sebagai sarana katarsis.

seperti, kalau sedang menikmati koran Kedaulatan Rakyat. selalu rubrik pertama yg jadi sasaran empuk adalah rubrik Sungguh-sungguh Terjadi. rubrik ini lucu (walo sering juga jayus) dan berisi berbagai kisah yang dianggap menarik oleh pembaca, yang terdapat di sekitar kita. seperti beberapa hari yang lalu, ada pembaca dari Blora mengirim kisahnya. dia bercerita, dia dan keluarga besarnya datang ke Jogja karena ada acara keluarga, pernikahan saudara. mereka beramai-ramai rental bis. ketika sampai di jalan klaten ato mana gitu, melewati kios tambal ban dengan reklame besar-besar di depan kiosnya bertuliskan ‘KIOS TAMBAL BAN – TUBLES’, simbahnya tiba2 nyolot : “Le, le, kuwi ki piye to, ban bar ditambal ko di tublesi. wooo….dasar wong edan”

** Le, le (pangilan buat anak cowok), itu gimana to, ban sehabis ditambal kok ditubles (dicubles, dibocori) lagi. woooo….dasar orang gila

Jayus to ??? tapi aku ngekek….

trus, beberapa hari yang lalu, kiriman kesekian dr pengirim setia rubrik SST. beliau bercerita bhw di Jogja, banyak nama-nama yang terkesan mewah untuk nama tempat. misal, regency, palace, square, town house, dll. tapi di Jepang sono, kebanyakan malah pake nama sederhana. conto, Traditional Japanesse Arts Theatre di kawasan Gion, Kyoko. walo gedungnya mewah, tp namanya kesannya ndesit “Gion Corner”.

pengirim setia ini, atas nama Warsi, penduduk Cilacap, seriiiing banget kirim rubrik SST ini yang menceritakan keanehan2 dari seluruh penjuru dunia. hari ini Jepang, besok bisa jadi Amerika. tahu-tahu Riyadh. weleh-weleh, apa si kerjaannya ?? bikin ngiri aja.

cukup !! saya mo pulang dan nonton film lucu / horror. pokoknya lg males mikir, titik.

tengkiuuuuuuu

6 thoughts on “maaf………. (awas garing)

  1. Mbak, mikir yang berat-berat yuk !:mrgreen:

    Serius itu bagian dari hidup. Humor juga bagian lainnya. Dan saya lebih memilih serius daripada humor. Hidup Serius™
    😆

  2. @ pyrrho :

    udah kok, malem itu sepulang dr posting ini, saya berpikir keras. mo maem sama apa ?? di rumah ato somai ???:mrgreen:

    wah…..serius itu kadang lucu looo…liat aja tuh bapak2 diDPR dam pemerintahan itu. mrk itu serius, tp sukses bikin ngekek kita2.
    kl bang fer siiih…..hmmmm gmn kl ber-serius ria di kafe smb nikmati kopi beraroma jahe dg taburan coklat di whipped cream-nya??? ^^

    @ funkshit :

    ehhhhh, ini sungguh2 terjadi. kamu musti nraktir kita nih. skrg uda jd bintang iklan tooo?? aku kok sering bgt liat wajahmu mondarmandir di iklan fleksi tarip promo itu ya??? iya kan, yg nampang di depan tipi itu ???
    hayoooo ngaku ajaa rasah ngapusiiiiii

    @ annots :

    embuh, karepe opo😆
    sering nemu juga kan, bengkel yg memperbaiki baljoin, skokbreker, terot (saya tulis apa adanya bukan salah spell). yg terakhir apanya mak erot, coba ???

    @ jensen99 :

    wah engga tuh, saya kan nonton rcti, nonton mentari:mrgreen:
    (o’oww, kamu ketauan, suka sinetron…)

    @ cK

    wow, apalagi yg komen ini:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s