oleh-oleh dari bandung (pt. two) : kopdar, kuliner, sampah

Menyambung postingan gw kemaren, yang melulu negatif (sedih dan muak), tentu saja selalu ada sisi positif. Seperti yin dan yang, seperti siang dan malam. Puh, kok jadi sok puitis begini ??

Jadi, perjalanan ke Bandung ini, bisa dikatakan adalah kebetulan a la The Alchemist, Celestine Prophecy, atau The Secret, yah aliran-aliran nu age itulah. Karena, sejak beberapa kali ikutan event kopdar raya yang diselenggarakan Cah Andong dan dihadiri oleh bloger tamu termasuk dari Bandung, timbul hasrat untuk ganti silaturahmi. Hanya saja, selalu terbentur masalah waktu dan perijinan (plus dana, hahaha). Nah, momen ini seperti….seperti apa ya, wah pokoknya kebetulan banget deh. Jadinya momen ini nggak gw sia-siakan untuk ber-kopdar ria dengan batagor-batagor Bandung^^.

Sayang, seribu sayang, karena suatu sebab, momen kopdar yang saya bayangkan bisa berlangsung dua malam berturut-turut (malam sabtu dan malam minggu), ternyata Cuma bisa malam sabtunya aja. Mengapa ?? Karena sabtu siang, kami sudah meninggalkan Bandung. Hik….rasanya sama sekali belum puas deh, menjelajah Bandung, hikz….

Tapi, tak mengapa. Jumat malam itu, akhirnya bisa kopdar dengan batagor Bandung, walo belum semuanya. Hanya ada Kang Agah, Catur, Mas Koen, Debe, dan tentu saja Kang Harry. Lagi-lagi kaum tomat menjadi minoritas, walhasil, adek gw, Dewo terpaksa pupus harapan, demi harapannya yang tak kesampaian untuk berjumpa dengan mojang Priangan yang terkenal geulis….

Obrolan mengalir lancar, haha-hihi, icip-icip kuliner, dan foto-foto^^. Oh ya, sempet dapet suvenir dari Mas Koen, waaaah terimakasih sekali….^0^

Oia, sepertinya kami (gw dan adek gw) adalah tamu Batagor pertamax yang icip-icip calon base camp Batagorist ini. Waaaah….menyenangkan sekali lho….terimakasih sekali traktirannya, Kang Agah…(wah jadi buka rahasia ya^^)

Oleh-oleh lainnya di postingan ini adalah kuliner !!!!

Memang, perjalanan kali ini berbeda dengan perjalanan keluarga yang pernah kami lakukan beberapa tahun lalu. Kemarin ini, karena kondisi ortu yang sudah sepuh, tidak menungkinkan untuk terjadinya wisata bojana, sehingga kesempatan icip-icip kuliner khas daerah tidak sedahsyat beberapa tahun lalu. Tapi masih asyik deh, karena bisa icip nasi bakar oncom, sambel khas dengan aroma kencur yang tajam, daging gepuk, pepes gurameh, bubur ayam pasundan, mmmmmhhh…..sedap skaleeee…. *ngeces*

cumi goreng saus lada hitam menu kopdar…

nasi bakar oncom yang sudah licin tandas…..

sambel aroma kencurnya…..

daging gepuk yang berasa manisss banget

pepes gurameh….

makan siang di ciamis yang ak nyusssss….

Perjalanan pulang dari Bandung, juga tak disia-siakan untuk mampir ke sentra pemandian air panas di Cipanas, Garut. Benar sekali, keputusan Bapak sepertinya sangat tepat. Badan yang pegal-pegal dan capek, hilang dengan berendam di air panas alami di hotel. Rasanya segar dan enteng sekali. Sudah begitu plus bonus, jerawat di jidat mengempis, hihihi. Konon, air panas ini mengandung mineral alami yang berkhasiat untuk tubuh.

Sayangnya, kompleks Cipanas yang dikelilingi pemandangan gunung menghampar, tidak didukung oleh kebersihan. Masih banyak sekali sampah berserakan. Wah sampah, dari pantai Pandansari hingga Cipanas, ga ada matinye ya…. T_T

Mengapa begitu ya ?? Masih rendahkah kesadaran masyarakat, walaupun itu di daerah tujuan wisata ?? Jadi, nggak hanya pendatang yang war-wer buang sampah, dari penduduk setempat pun, juga cuek-cuek saja. Sayang sekali, sungguh sayang sekali…..

Padahal, pemandangan begitu indah…….

Jadi ??? See you next time….^^

*** lhooooo…..semarang ada di Garut ????

NB. Maap buat teh Mina dan Gie, kita jadinya gak sempet reunian (halah). Maap juga buat jeng Chika, ga mampir Jakarta. Sumpah, waktu itu inget Chika terus tapi ah sudahlah…..daripada bikin nggondok, ga usah kontak aja. Moga dlm waktu deket bisa ketemuan yaaaaa…..^^

10 thoughts on “oleh-oleh dari bandung (pt. two) : kopdar, kuliner, sampah

  1. beh! makanannya ga nahaaaan!!

    *ngiler*

    eh mbak, saya kok lebih tertarik sama baju yang mbak pake. abis nge-pink sih hohoho.. ^o^

  2. @ kang agah :
    iya…makasih juga udah dijamu^^

    @ mas koen :
    iya…pengen nih, sumprit, tp ngumpulin duit dan waktu dulu, biar puas jalan2 dan backpackeran^^

  3. Ping-balik: Blogger Yang Pernah Mampir « @ Jln. Merdeka 27 Bandung

  4. Ping-balik: » Blogger Yang Pernah Mampir

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s