artis sibuk nyaleg, artis jadi caleg

dibutuhkan untuk posisi : CALON LEGISLATIF

job description : koar-koar (pas kampanye), kalau sudah terpilih ya….memuluskan agenda partai lah

kriteria :

– artis, entah itu artis payu po ra payu

– usia tidak terlalu muda, tapi tua juga boleh

– penampilan fisik menarik (namanya juga artis)

– yang penting percaya diri, pengalaman tidak terlalu dibutuhkan

– tingkat pendidikan juga tidak jadi masalah

– skills ?? ah bisa diatur itu….

hmmm….bagaimana jika ada lowongan seperti itu di surat kabar media nasional edisi hari minggu, dan ditayangkan sehalaman penuh ??

well, fenomena artis nyalon jadi caleg atau partai merekrut artis jadi caleg, saya kok jadi inget dengan bidang pekerjaan yang saya sering geluti. seleksi dan rekruitment.

yah, biasanya, perusahaan jikalau hendak melakukan rekruitmen dan seleksi calon pegawai, kan sering tuh memakai jasa outsorcing. sebelumnya, perusahaan lewat jasa konsultan rekruitment dan seleksi, memasang iklan. kemudian setelah lamaran aplikan masuk, diseleksi. kemudian setelah terpilih kandidat, dipanggil untuk melakukan serangkaian test.

perusahaan ketika mencari calon pegawai pun biasanya juga tak sembarangan. ada banyak persyaratan yang mereka tetapkan, sesuai dengan posisi pekerjaan dan kompetensi yang dibutuhkan. apalagi masa sekarang, dimana kompetisi dunia usaha semakin ketat, organisasi / perusahaan makin dituntut untuk menunjukkan performa prima atau tergilas dalam persaingan yang semakin kompetitif. mereka hanya mencari individu-individu yang sesuai dengan budaya perusahaan dengan kompetensi tinggi.

hmmmm..sekadar contekan aja nih, apa sih bedanya seleksi dan rekruitment ??

rekuritment adalah proses untuk mendapatkan orang yang tepat untuk fungsi dan jabatan yang tepat. proses penilaian biasanya dr CV. karena itu, filosofinya adalah PUT THE RIGHT MAN TO THE RIGHT PLACE.

sedangkan seleksi adalah proses peramalan, penilaian, atau penafsiran sejauh mana kandidat memenuhi syarat untuk posisi jabatan tersebut.

nah, proses seleksi dan rekruitment sekarang lebih rumit karena perusahaan menuntut supaya mereka diberi orang-orang dengan kualifikasi terbaik, yang sesuai dengan perusahaan mereka. bagi perusahaan-perusahaan bonafide, a bundle of jobs tidak lagi diartikan sebagai a bundle of tasks, KSA alias knowledge, skills, dan abilities.

ya !! skills saja sekarang tidak cukup !! perusahaan-perusahaan hebat itu, mereka mencari orang-prang yang KOMPETEN !!

nah, sekarang, mencermati fenomena perekrutan artis menjadi caleg, saya jadi bertanya-tanya. metode apakah yang mereka (partai) gunakan dalam proses perekrutan tersebut ?? apakah mereka menerapkan proses seleksi dan rekrutmen yang benar, seperti perusahaan-perusahaan besar itu ??

sedikit bocoran, perusahaan-perusahaan hebat yang tercatat di berbagai bursa saham dunia, lama menyadari bahwa peranan SDM sangat penting dalam kinerja perusahaan. karena itu tak segan-segan merkea berinvestasi yang cukup besar untuk SDMnya. mereka tak sayang untuk mengeluarka dana walau hasilnya tak dapat langsung mereka lihat, tapi nyata terasa untuk jangka panjang. sebut saja perusahaan-perusahaan kelas dunia, mereka sangat peduli dengan pengembangan SDMnya. dan itu semua mereka mulai dari awal, dari proses seleksi dan rekruitment.

dan……bagaimana dengan partai ???

ah…. *mimpi psikolog bidang industri*

andai partai-partai politik itu dikelola selayaknya mengelola perusahaan atau organisasi. dari mengelola kinerja para anggotanya, hingga pengembangan SDMnya. bahkan hingga ke masalah penggajian, tidak lagi berdasar senioritas atau lobby-loby tapi benar-benar berdasar kinerja….

*hayoooo…..partai mana yang mau sewa konsultan psikolog organisasi ????*

:mrgreen:

*siap-siap proposal*

19 thoughts on “artis sibuk nyaleg, artis jadi caleg

  1. Pada pemilu, nantinya rakyat juga yang memilih mereka. kita mau bilang apa.
    Semoga penguasa dan parpol menggunakan hati nurani.

    kalo orang HRD sih, sepanjang ndak ada kandidat yg bagus, ya ndak ada yg dipilih. lha, perusahaan jadi taruhan je, apa tega kita masukin orang yg ndak jelas kompetensinya ke perusahaan ?? dimana tanggung jawab moral kita ?? eh tp itu HRD deng…bukan politik :p

  2. Gimana kalo blogger yang jadi caleg? Dirimu mau?

    sayang, saya ndak doyan terjun ke dunia politik praktis….eh tp ada nih, temen yang tiba-tiba daftar jadi caleg….hopo tumon….yo wis, saya rela jadi mentornya aja deh…

  3. Blogger jadi Caleg
    Gebrakan tu brow

    blogger for caleg….boleh juga lho….tp teuteup, harus punya kompetensi utk jadi anggota legislatif lah….kl saya, sadar diri cuma punya kompetensi nyonthong alias ngomong doank

  4. lebih asyik kalo seleblog jadi caleg..

    teuteup….harus punya kompetensi dong…jgn sampe soidaritas buta…mentang2 sesama blogger dan asal dukung krn sama2 blogger…wah ya ndak bener itu….masak daya kritis trus jd tumpul

  5. ndaptar jadi calegblog…mengusai jagad jaringan sak ndonya…ntar ne mo lamar kerjaan konseling dulu ama mba med yach..

    nuwun

    apa visi misimu, le, jika menjadi caleblog ?? apa yang hendak kau janjikan ke dunia blogosfer ??:mrgreen:

  6. artis jd caleg??? boleh aja…knp enggak??? hanya saja kita masih meragukan kemampuannya menyuarakan suara rakyat….lha yg bnr2 politisi aja masih ogah2an menyuarakan suara rakyat…

    bener…bukan perkara artis ato bukan, tp kompetensi..masalahnya fenomena rame2 artis nyaleg ini, jadi memprihatinkan karena dari wawancara yang dilakukan dengan mereka, dari omongan mereka ketahuan kualitasnya macam apa

  7. saya pikir sih parpol nyalonin artis jadi caleg karena melihat popularitas si artisnya, dengan harapan si penggemar si artis bisa digiring untuk memilih parpol itu…

    ya….itu bisa ajdi salah satu alasan..

    ah… saya sih pengennya mbak aja yang jadi caleg:mrgreen: ntar aku milih mbak deh..:mrgreen:

    weeeewwww…πŸ˜†

    btw.. kapan nih si mbak angel bikin iklan lowongan cari jodoh… biar aku bisa kirim lamaran:mrgreen: ntar kan mbak angel bikin seleksi trus rekrut aku deh:mrgreen: aku yakin kok THE RIGHT MAN :mrgreen::mrgreen:

    πŸ˜†πŸ˜†πŸ˜† sayang udah keisi tuh

  8. ….
    ….
    ….

    hening… yang mo coment tiba2 gak jadi nulis, nyiapin proposal buat jadi caleg…

    *ngikik2 bego*

    wow….jng silly jd caleg…..??? horeeee….ada komisi baru di DPR…komisi XIII mengurusi masalah dagelan dan seleblog, kekekeekeπŸ˜†

  9. lhoh kok baru tahu sekarang ya mbak ?!
    Bukannya sudah terbukti bahwa pemerintah itu adalah panggung sandiwara. Rakyat Indonesia ini sudah sering disuguhi hukum sesuai akting, skenario penipuan, janji-janji berdasarkan naskah, mimik wajah penghayatan, dll. Hanya beberapa saja yang tetap mempertahankan dan menjalankan pemerintahan.
    Melihat fenomena ini maka tentu saja orang yang tepat duduk disana adalah artis. Hanya artis saja yang bisa memahami panggung, menghayati peran, serta melakukan lakon dengan baik.

    πŸ˜† komen ini sejenis dengan pendapat mas idep

  10. Ikutan comment yaw..
    Memang dalam pengelolaan perusahaan itu ada rasa memiliki dan berusaha menjaga agar tetap mendapatkan profit, namun para pemimpin kita kebanyakan tidak ada yang memiliki rasa kepemilikan ini, adanya BANGSA ini dianggap sebagai alat untuk memperkaya diri..
    Naudzubillah..

    *toss dengan mas joko* iya ya, rasa kepemilikan dengan negara ini kok tipis sekali ya…..dianggapnya jabatan wakil rakyat sbg ajang utk menggelembungkan pundi-pundi harta😦

  11. kabar burung berkata kalo partai *** nyalonin si Sai*** Jam** dengan alesan si artis dangdut itu ” TAMPAK SOLEH dan Amanah”. Ya ampuuuuunnnn…alesan yang TOLOL sekaleeee…”Tampak soleh dan amanah”?PUEH… kenapa ga nyalonin amrozi aja sekalian kalo gitu..;)

    halah ngomong saipul jamil aja susah :p
    eh tapi boleh juga tuh, si amrozi:mrgreen:
    udaha da lho, yg memwakafkan tanah satu hektar untuk pemakanman dia ntar. katanya krn amrozi dkk ini adl pejuang islam yang membela syariat islam.
    *wondering, knp ga ada yg mewakafkan tanah untuk tempat tinggal para korban gusuran ya…*

  12. aku bikin partai lauk pauk….
    kamu ikut pow..????

    eh,kamu artis bukan tho..???

    lho…kamu ndak tau kl aku sempet nampang jadi kover girl majalaj flora fauna edisi ‘endangered species’

    *amnesia*

    *sodorin palu godam*

  13. jaman sudah berubah mbak. mungkin supaya partainya lebih rame dengan adanya artis. mungkin lho…πŸ™„

    yang jelas, dengan adanya artis, gedung megah DPR isinya lebih kinclonggg….cakep2 euy:mrgreen:

  14. Pengurus partai dan para artis itu sama-sama oportunis, dangkal dan hipokrit. Klop.

    Tak satu pun partai yang melaksanakan fungsi pendidikan politik, sehingga hubungan dengan pemilih hanya pada saat menjelang Pemilu. Semacam relation without commitment. Partai dan pemilih hanya mencari pemuasan sesaat. Saling memanfaatkan, saling menipu. Klop.

    betuuuuullll…knp ya, ga ada parpol2 itu yang memberi pendidikan politik bagi masyarakat ?? pendidikan politik sebatas perkenalan partai aja, layaknya iklan kecap

    Kesimpulan sementara dari sudut pandang partai, artis dan masyarakat pemilih yang begituan : yang ribut hanyalah orang-orang yang tidak praktis, dan tergolong outsider saat pemilu karena umumnya jadi golput. Kecian deh gue….

    weeehhhhhhhhh…waaaa…kalo mikirnya egosentris gtiuuuu………..golput ato golput ??? waaahhh…piliha yg sulit…πŸ˜•

    Salam Merdeka!

    merdeka juga !!!! thx udah berkunjung

  15. artis jadi caleg ?
    mereka tahu apa ?
    ngurus diri sendiri aja belum becus
    sok-sok an mau ngurus rakyat
    kl para blogger berkualitas seperti yang
    punya blog ini, baru pantas jd caleg

    halah, mas mike ini lebay deh…kalo saya jadi caleg, yang jelas saya akan membangun taman paru2 kota dimana-mana, pasar harus bersih kalo nggak yg jualan disistu wajib kerja sosial bersihin jalan, mall dibatasin, kuicng dan segala binatang terlantar menjadi tanggungan negara, kebun binatang mendapat kucuran dana sekian kali lipat, etc…etc…:mrgreen:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s