lesson today

a friend told me ;

” ga usah sampe yang tersaruk-saruk mengejar sesuatu, terburu-buru hanya karena tekanan dari luar, bukan dari dalam hatimu sendiri. ga ada yang perlu dikejar dan ga usah merasa tertinggal.Β  kita sama-sama sedang belajar hidup dengan pelajaran yang berbeda. ”

wow !! Thanx say, tumben lo bijakπŸ˜‰

kedua, entah dari mana asalnya, saya baru tahu ternyata lawan kata cinta bukan benci, tapi TAKUT.

dan lawan dari takut bukan berani, tapi CINTA.

tolong, bantu saya untuk memahami, mengapa saya sampai bisa menemukan hal tersebut …

21 thoughts on “lesson today

  1. entah dari mana asalnya, saya baru tahu ternyata lawan kata cinta bukan benci, tapi TAKUT.

    dan lawan dari takut bukan berani, tapi CINTA.

    πŸ˜€ ember banget (saya baru sadar ini) huah… ^_^

  2. yaudah… langsung aja ngapain nunggu-nunggu lagi
    masih banyak kopata2 yang menunggu untuk mencari penumpang jangan sampe kesalip kotapa yang laenπŸ˜€

  3. dalam pengertian umum lawan kata cinta itu memang benci, lawan kata berani memang takut.

    dalam pengertian yang lain lawan kata cinta itu memang takut dan lawan kata benci itu memang berani.

    tergantung definisi dan filosofinya kata Hedi.

    dengan cinta kita :
    – menerima diri sendiri apa adanya dengan segala kelemahan dan kelebihan. menerima orang lain apa adanya.
    – memberi diri kita apa adanya buat orang lain dan menerima orang lain apa adanya dia.
    – mengakui kesalahan kita terhadap orang lain dan memberi pengampunan atas kesalahan orang lain pada kita.
    – dst.

    dengan cinta kita berani/diberanikan/menjadi berani melakukan itu semua. maka lawan kata cinta menjadi takut, bukan benci.

    dengan benci pada orang lain, kita :
    – tidak menerima bahwa kita juga punya kelemahan dan tidak sudi memaklumi kelemahan orang lain.
    – tidak akan memberikan diri bagi orang lain dan tidak mau menerima orang lain, jangan menerima orang lain, ketemu aja sudah ogah kok.
    – boro boro mau mengaku salah pada orang lain, ngerasa salah aja enggak kok:mrgreen: dan selalu merasa benar. memaafkan kesalahan orang pada kita? enak aja!
    – dst.

    dengan kebencian kita takut melakukan itu semua. maka lawan katanya ya berani.

    nah… semoga ini dapat membantu. salam!

    note:
    btw, cariin aku miss right dunks!:mrgreen:

  4. bener mbak..
    nek katane ibukku
    “ndak usah ngongso ngejar hidup, ben atimu yg nuntun kamu njalani hidup..”

    nek menurutku ya,
    cinta dan ketakutan ntu udah kayak dua sisi cermin yg saling madep.. disatu sisi cinta menggelayut sisi ketakukan dari sisi lain..
    *huhehehe,,ngemeng epe iki..*

  5. lawan dari cinta tuh takut ya?….masuk akal…karena kalo udah cinta otomatis jadi serba takut…takut kehilangan, takut cinta terbagi, takut cinta tak berbalas dan takut2 lainnya…..

  6. hehehe…
    *cengar cengir, liat mbak memeth yang lagi mikir sambil berkerut-kerut*

    Oya, mbak. Aku udah bilang belum ya kalo blogmu udah ku-link? Thx *maaf, ga nyambung sama posting ini*

  7. cinta vs takut? hmmmm…

    yg aku tahu takut vs ketakutan. takut itu semua orang pasti punya & sah2 aja, tapi menjadi ketakutan adalah pilihan (yg tidak bijaksana).

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s