Preambule: Apologi dari Emak-emak

kucing kaget.jpg

 

Haloooo, jumpa lagi bersama mmmmemet di sini *disambit receh*

Astaga, ternyata postingan terakhirku adalah 3-4 bulan yang lalu! Terlaluh! Ngapain kamu ngaku-aku jadi blogger, nak, pulang aja sanah!πŸ˜†

Parah emang, padahal ada banyak bahan postingan. Yang paling seru tentu aja waktu menikah kemarin. Ada banyak yang bisa ditulis, dan harus saya tulis sebagai ucapan terimakasih. Yup, proses pernikahanku banyak banget dibantu para blogger yang menulis detail pernak-pernik pernikahan. Serius! So, sebagai ‘timbal balik’ udah diniatkan untuk menulis segala kerepotan menikah, siapa tahu bisa membantu yang lagi bingung stress nyiapin nikahan, hahaha.

Selain itu, entah kenapa, rasanya menulis di blog yang ini jadi beban. Beberapa tulisan terakhir, sifatnya serius. Trus jadi kebiasaan harus riset kecil-kecilan (baca banyak artikel untuk sumber referensi) biar lebih yakin dan ga asal omong. Jadilah males, karena waktu ‘selo’ juga ga banyak. Akhirnya ‘ngabur’ ke sini kalau lagi pengen nulis hal-hal yang terlintas dalam pikiran. Monggo lho, siapa yang kangen tulisanku dan mengira aku hiatus berbulan-bulan, sila tengok blog tumblr *sekalian promosi*:mrgreen:

Entah kenapa juga, jadi lebih sering menulis di blog yang satu itu karena merasa lebih lepas, lebih bebas. Ga pake mikir, ngalir aja nulisnya. Wah semestinya untuk blog yang ini juga demikian. Ada yang salah dong kalau sampai timbul perasaan menulis jadi beban, padahal aku suka banget menulis. Aku lebih cakap menulis daripada berbicara, wkwkwkwk.

Selain itu, perubahan status jadi ’emak’ alias istri, sehari-hari berkutat di dunia ‘dewasa’ (dulu taunya seneng-seneng aja, mikirin diri sendiri, dan jangka pendek) bikin niat untuk ‘menyegarkan’ blog ini lagi. Kedepannya mau lebih ‘feminin’ alias banyak berisi hal-hal yang berkaitan dengan dunia perempuan, keluarga, lingkungan sekitar. Maunya sih diseriusin, tapi sampai sekarang aja masih bingung membahasakan diri di blog ini, lebih nyaman ‘saya’ atau ‘aku’ ya? (asal bukan ‘gue/gw’ nanti diledekin abis-abisan sama suami).

Sepertinya tulisan singkat ini bisa jadi ‘pembukaan’ untuk melatih lagi sense menulis. Menulis itu harusnya seperti menari, mengalir dan luwes. Harus dilatih biar makin luwes. Next, aku mau posting tentang compassion di world farming, berangkat dari kesedihan pas baca twit serialnya @tidvrberjalan tentang #sengsu. Serem dan menyedihkan.

Jadi bagaimana, lebih nyaman membaca yang mana sih, pakai ‘saya’ atau ‘aku’?:mrgreen:

Update. Barusan mati listrik dan datang kesadaran baru. Salah satu yang bikin males update di blog ini adalah, karena aku merasa harus nambah gambar! Proses nambah gambar itu ga cepet lho. Memilah-milah mana yang sesuai dengan konten tulisannya, belum kalau harus diedit segala. Sementara di tumblr, enggak pakai gambar pun ga peduli. Bener-bener nulis dibikin gampang.

PS. Blog itu ternyata media yang efektif untuk mendokumentasikan transformasi cara berpikir dan gaya berbahasa ya. Beberapa malam yang lalu, aku malu banget baca-baca postingan lama di blog ini. Bahasanya engga banget, sampai diledekin suami “ilat jowo medhok ae ber-gue gue”. Sumpah malu banget. Plus aku dulu naif banget, serba didramatisasi juga. Astaga. Ini pasti efek waktu kecil bacaannya Candy-Candy, Miss Modern, Pop Corn, Rose of Versailles, dan Jendela Orpheus dihayati banget sampai termehek-mehek.πŸ˜›

10 thoughts on “Preambule: Apologi dari Emak-emak

  1. Hahaha, kamu gak sendirian loh Meth, aku pun kalau baca tulisan di blog pertamaku (yang diimport dari Friendster Blog gitu) bisa malu sendiri bacanya haha..

    Dan 4 bulan gak menulis di blog? Again, you’re not alone.. *puk puk blog aku*

    Anyway sesungguhnya benar, yang penting harus terus nulis, tentang apa pun (aku pernah baca di blog Hanny) tapi kok aku sendiri belum sukses melakukannya.. Hiks..

    Okelah, habis ini aku mau nulis di blog ya.. Permisii..πŸ™‚

    • wah masih mending dong jaman friendster, ini baca tulisanku tahun 2011 pun maluuuu >_<
      kemarin sempet kepikiran impulsif untuk nutup blog ini gara-gara malu ama tulisan sendiriπŸ˜†
      aaaahh thank u nat, it means a lot to me :tears:

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s